Mereka ingin memposisikan JPS 245 bukan sekadar sebagai alat transportasi harian untuk mobilitas kaum urban.
Motor ini dirancang sebagai bagian dari ekspresi diri serta gaya hidup modern bagi pemiliknya yang memiliki selera tinggi.
Penggunaan mesin berkapasitas 245 cc yang bertenaga juga menjadi nilai tambah untuk memperkuat citra performa premium.
Dengan harga yang lebih terjangkau, Royal Alloy berupaya mendominasi pasar lewat perpaduan estetika dan efisiensi biaya.
Irwan Cipto kembali menekankan bahwa visi utama perusahaan adalah tentang bagaimana merek ini diterima oleh hati para penggunanya.
Beliau ingin Royal Alloy dikenal karena karakter desainnya yang kuat serta kenyamanan berkendara yang tidak tertandingi.
"Target utama kami saat ini bukan soal mengejar angka penjualan, melainkan untuk memperkokoh identitas Royal Alloy di segmen skuter klasik," pungkas Irwan Cipto.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Balap, Yamaha Fokus Bangun Ikatan Emosional dengan Para Penggemar di Indonesia
Kehadiran sosok publik seperti Raffi Ahmad dalam acara tersebut juga menjadi bagian penting dari strategi positioning ini.
Raffi Ahmad memberikan pengakuan bahwa desain JPS 245 sangat keren dan terasa sangat nyaman saat dikendarai secara langsung.
Pengakuan dari tokoh berpengaruh ini semakin memantapkan posisi JPS 245 sebagai barang wajib bagi pecinta gaya hidup otomotif.
Dengan strategi harga yang agresif dan branding yang tepat, Royal Alloy siap menggebrak pasar Indonesia sepanjang tahun 2026.
Masyarakat kini memiliki opsi lebih luas untuk memiliki skuter matik 250cc dengan tampilan klasik yang sangat menawan.