Info Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Kota Tua Jelang Imlek 2026 pada Akhir Januari

Rabu 21-01-2026,09:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Melalui kebijakan ini, diharapkan masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan nyaman meskipun ada penutupan jalan.

Suku Dinas Perhubungan juga telah melakukan pemetaan terhadap jalur-jalur yang paling terdampak nantinya.

Fokus utama petugas adalah memastikan akses menuju gedung-gedung bersejarah tidak mengalami kebuntuan total.

Pemerintah telah membagi kekuatan personel ke dalam tiga sif kerja yang berbeda setiap harinya.

BACA JUGA:Petugas Polresta Bandung Kini Dibekali ETLE Handheld untuk Tindak Pelanggaran Kasat Mata

Pembagian ini dimaksudkan agar pengawasan jalan tetap terjaga selama dua puluh empat jam penuh.

Selain berjaga di ruas jalan utama, petugas juga akan ditempatkan pada titik lokasi acara.

Gedung Jasindo serta Gedung Cipta Niaga menjadi dua lokasi sentral yang mendapatkan pengawalan khusus.

Susilo Dewanto merinci pembagian tugas pasukannya agar publik memahami prosedur yang sedang berjalan di area tersebut.

BACA JUGA:Satu Genggaman, Aplikasi WANDA Jadi Jembatan Layanan Honda Care Bagi Pengendara

"Kami kerahkan 110 petugas yang terbagi dalam tiga sif, termasuk penempatan petugas pada dua venue," terangnya dengan jelas.

Penempatan personel ini sangat penting untuk mengarahkan pengunjung yang datang menggunakan kendaraan pribadi maupun umum.

Koordinasi antarpetugas akan dilakukan secara rutin guna merespons kondisi lalu lintas yang dinamis.

Area parkir juga akan dipantau ketat agar tidak ada kendaraan yang parkir sembarangan.

BACA JUGA:Motor Mogok atau Kunci Macet? Layanan Honda Care Siap Berikan Bantuan Teknis di Lokasi

Masyarakat perlu memperhatikan jadwal penutupan ruas jalan agar tidak terjebak dalam kemacetan yang panjang.

Kategori :