Kakorlantas Polri menekankan pentingnya persiapan yang matang jauh sebelum puncak arus mudik terjadi.
Beliau menyampaikan bahwa evaluasi dari tahun sebelumnya menjadi dasar utama dalam menyusun rencana operasi kali ini.
Kepolisian berkomitmen untuk menempatkan personel di titik-titik rawan secara lebih efektif dan juga efisien.
Koordinasi yang kuat diyakini menjadi kunci utama dalam mensukseskan Operasi Ketupat 2026.
BACA JUGA:Wujudkan Motor Honda Impian di Awal Tahun, Cek Promo Spesial 'Tahun Baru Honda Baru'
Kakorlantas Polri secara langsung menegaskan, “Operasi Ketupat 2026 harus dipersiapkan dengan sangat mendetail agar masyarakat dapat melaksanakan tradisi mudik dengan rasa aman dan juga nyaman.”
Berbagai skema rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan di jalur arteri maupun jalan tol.
Sistem one way dan contra flow tetap menjadi opsi utama yang akan diberlakukan secara situasional.
Petugas di lapangan akan diberikan wewenang penuh untuk mengambil keputusan berdasarkan kondisi arus terkini.
BACA JUGA:Pemerintah Targetkan Kilang Balikpapan Produksi 360 Ribu Barel BBM Per Hari dengan Kualitas Euro 5
Korlantas juga akan memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang melintas pada waktu tertentu.
Pengaturan jadwal operasional angkutan berat dilakukan demi menjaga kelancaran kendaraan pribadi para pemudik.
Edukasi kepada pengendara mengenai keselamatan jalan terus digencarkan melalui berbagai kanal media informasi.
Keselamatan jiwa tetap menjadi prioritas paling tinggi dalam setiap pelaksanaan Operasi Ketupat dari tahun ke tahun.
BACA JUGA:Jangan Pilih Jalan Pintas, Lawan Arah Bisa Berujung Kecelakaan Fatal dan Pidana
Korlantas Polri akan memperbanyak pos pengamanan dan juga pos pelayanan di sepanjang jalur mudik.