Sel baterai ini tetap berfungsi normal pada suhu dingin minus 30 derajat.
Di sisi lain, baterai tetap aman meski suhu panas mencapai 100 derajat.
Kapasitas yang tersimpan tetap terjaga di atas 99 persen dalam kondisi tersebut.
BACA JUGA:Knowledge: Bedah Rahasia Kehebatan Teknologi Rem Brembo pada MotoGP
Faktor keamanan juga menjadi prioritas utama dalam pengembangan teknologi baterai masa depan ini.
Baterai ini diklaim tidak akan terbakar meskipun mengalami kerusakan fisik yang parah.
Hal ini sangat berbeda dengan baterai cair yang rentan meledak saat kecelakaan.
Selain itu, masa pakai baterai ini sanggup mencapai hingga 100.000 siklus pengisian.
BACA JUGA:Kilas Balik 30 Tahun Teknologi ABS Bosch dalam Dunia Sepeda Motor
Angka ini jauh melampaui baterai lithium-ion yang biasanya hanya 5.000 siklus.
Material yang digunakan juga sangat ramah lingkungan dan tidak menggunakan bahan langka.
Donut Lab memastikan bahwa semua bahan baku dapat ditemukan dengan mudah di bumi.
Baterai ini 100 persen hijau, terbuat dari bahan-bahan yang ditemukan di mana saja.
BACA JUGA:Jangan Asal Pakai! Ini Pentingnya Inreyen dan Cara Merawat Motor Baru
Motor listrik Verge TS Pro akan menjadi kendaraan pertama yang memakai teknologi ini.
Motor canggih tersebut dijadwalkan mulai dikirim kepada konsumen pada kuartal pertama tahun ini.