Tanda-tanda kerusakan aki seringkali terlihat jelas yaitu lampu utama meredup drastis, suara klakson terdengar lemah atau cempreng, atau motor starter terdengar berputar lambat dan berat.
Solusi dan perawatan untuk hal ini yaitu segeralah ukur tegangan aki motor.
Dalam kondisi sehat, tegangan standar harus berada di kisaran 12,4 Volt atau lebih.
Jika tegangan menunjukkan angka di bawah batas minimal tersebut, aki perlu diisi ulang daya (recharge) atau, jika usianya sudah lanjut, segera diganti.
Jangan tunda penggantian, karena aki yang sudah uzur tidak akan mampu memberikan lonjakan energi yang cukup untuk memicu sistem injeksi dan starter di udara dingin.
Memeriksa Kondisi Busi
Meskipun ukurannya kecil, busi adalah penentu utama keberhasilan pembakaran di ruang mesin.
Fungsi utamanya adalah menghasilkan percikan api yang memicu ledakan campuran bahan bakar dan udara.
Busi yang sudah aus, kotor oleh endapan karbon, atau memiliki celah elektroda yang tidak sesuai standar akan menghasilkan percikan yang lemah.
Pada suhu pagi hari yang dingin, percikan api yang lemah tidak akan sanggup menginisiasi pembakaran yang efisien, sehingga mesin sulit menyala.
Solusi dan perawatannya yaitu lakukan pembersihan busi secara teratur.
Jika ujung elektroda busi terlihat menghitam pekat atau berkerak tebal, itu adalah indikasi pembakaran tidak sempurna dan busi harus dibersihkan.
BACA JUGA:Jangan Coba-Coba Melanggar! ETLE Dipantau 24 Jam, 'Kelakuan' Scooteris Pelanggar Pasti Terekam!
Jika usia pemakaiannya sudah mencapai batas (umumnya direkomendasikan pabrikan antara 8.000 hingga 12.000 kilometer), segera ganti busi dengan yang baru sesuai spesifikasi pabrik untuk memastikan percikan api tetap optimal.