JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Dunia balap motor nasional kembali mencatat tonggak sejarah baru dengan dideklarasikannya Exrider Indonesia sebagai wadah resmi bagi para mantan pembalap tanah air.
Acara bersejarah ini digelar pada 26 September 2025 di Ayam Sumeh, sebuah rumah makan di sekitar Mijen, Semarang.
Peresmian komunitas ini menandai langkah maju dalam upaya mengumpulkan dan menyatukan energi serta pengalaman dari para legenda road race di bawah satu naungan organisasi yang solid.
Deklarasi ini sengaja dilangsungkan berdekatan dan berbarengan dengan agenda besar LFN putaran 2 di Sirkuit Mijen.
Keputusan ini terbukti sangat tepat karena momen tersebut secara alami mengundang kehadiran banyak mantan pembalap dari berbagai provinsi di Indonesia.
Dengan jarak tempuh hanya sekitar 7 menit dari sirkuit, lokasi venue utama menjadi mudah diakses oleh para ex-rider yang hadir untuk menyaksikan atau terlibat dalam gelaran LFN.
Meskipun acara deklarasi ini hanya dikemas dalam rentang waktu yang sangat singkat yaitu sekitar dua minggu, panitia berhasil menyelenggarakan acara dengan sangat apik, terstruktur dan terlihat mewah.
Kelancaran acara ini tidak terlepas dari dukungan penuh dan soliditas yang ditunjukkan oleh teman-teman Exrider dari berbagai provinsi, serta kontribusi signifikan dari sejumlah sponsorship terkemuka di industri otomotif.
BACA JUGA:Wahana Sales Rewarding 2025 Angkat Tema Ride Beyond Limit, Hadiahi Sales Terbaik Honda Icon e:
Dukungan sponsor yang turut menyukseskan acara ini mencerminkan tingginya apresiasi industri terhadap inisiatif Exrider Indonesia.
Para sponsor tersebut meliputi JPNW Racing Team, AHRS, Pikoli Oil, EPT, AIR, YR 2 Stroke, Ariamada, Yamaha dan RCB.
Kontribusi mereka memastikan deklarasi berlangsung meriah sekaligus memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.
Antusiasme untuk menyatukan visi dan misi para mantan pembalap ini dibuktikan dengan kehadiran perwakilan yang sangat luas, mencakup sekitar 30 personil dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:Korlantas Polri Targetkan 5.000 Kamera ETLE Aktif Nasional pada Tahun 2027