Pertamina Tegaskan Etanol dalam Bahan Bakar adalah Standar Internasional

Rabu 08-10-2025,11:29 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Ilyasa Fajrin

Etanol, yang diproduksi dari sumber daya terbarukan seperti tebu atau singkong, membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. 

Siklus karbon etanol, di mana tumbuhan menyerap CO2 selama pertumbuhannya, membantu mengimbangi emisi yang dilepaskan saat pembakaran, sehingga total emisi karbon yang dihasilkan dari konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih rendah. 

Pertamina meyakini bahwa langkah ini adalah wujud tanggung jawab korporasi terhadap keberlanjutan bumi.

BACA JUGA:Transformasi Digital Berhasil, Pertamina Patra Niaga Raih Indonesia Digital Experience of the Year di Asian Experience Awards 2025

Komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mengimplementasikan etanol di Indonesia juga sejalan erat dengan visi dan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia. 

Program ini secara langsung mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target Bauran Energi Nasional, yang bertujuan untuk meningkatkan porsi energi terbarukan dalam total konsumsi energi. 

Lebih jauh, penggunaan etanol merupakan pijakan penting bagi Indonesia untuk merealisasikan komitmennya di kancah global dalam mitigasi perubahan iklim, khususnya dalam mencapai NZE 2060.

Selain manfaat lingkungan, pencampuran etanol ini juga memberikan dampak positif pada sektor ekonomi domestik. 

BACA JUGA:Valentino Rossi dan Tim Pertamina Enduro VR46 Siap Sapa Penggemar di Jakarta, Sambut Gelaran Grand Prix Indonesia

Kebutuhan akan bahan baku etanol, seperti tetes tebu (molasses) atau singkong, akan memicu pertumbuhan industri pertanian dan perkebunan. 

Hal ini menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, serta membangun ketahanan energi nasional yang berbasis pada sumber daya alam dalam negeri yang melimpah. 

Dengan demikian, inisiatif ini tidak hanya berorientasi pada aspek green energy tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Pertamina melalui Subholding Commercial & Trading telah meluncurkan produk BBM inovatif yang mengandung etanol, seperti Pertamax Green. 

BACA JUGA:Valentino Rossi dan Tim Pertamina Enduro VR46 Siap Sapa Penggemar di Jakarta, Sambut Gelaran Grand Prix Indonesia

Produk ini bukan hanya sekadar penamaan baru, melainkan representasi investasi berkelanjutan di sektor energi terbarukan. 

Pertamina memastikan bahwa inovasi produk ini akan terus dikembangkan dan diperluas ketersediaannya secara bertahap, menjangkau lebih banyak wilayah dan konsumen di Indonesia. 

Kategori :